1. Apa saja yang dibutuhkan untuk live streaming?
Live streaming event biasanya membutuhkan kamera, sistem audio, koneksi internet stabil, perangkat switching, dan operator teknis agar siaran berjalan lancar.
2. Berapa kamera yang ideal untuk live streaming?
Jumlah kamera tergantung kebutuhan acara. Event sederhana biasanya cukup 1 kamera, sedangkan seminar atau hybrid event umumnya menggunakan 2–3 kamera agar tampilan lebih dinamis.
3. Apakah live streaming bisa untuk hybrid event?
Bisa. Hybrid event menggabungkan peserta offline dan online dalam satu acara. Sistem live streaming akan disesuaikan agar kedua audiens tetap dapat mengikuti acara dengan baik.
4. Platform apa saja yang bisa digunakan untuk live streaming?
Live streaming dapat dilakukan melalui YouTube, Zoom, Google Meet, Microsoft Teams, atau platform private sesuai kebutuhan acara.
5. Apakah perlu internet khusus untuk live streaming?
Untuk event profesional, koneksi internet stabil sangat disarankan. Dalam beberapa kondisi, backup internet juga diperlukan untuk menjaga siaran tetap aman.
6. Apakah live streaming bisa digabung dengan LED Videotron?
Bisa. Dalam banyak event, live streaming sering dikombinasikan dengan LED Videotron agar peserta offline dan online mendapatkan pengalaman visual yang lebih baik.
7. Berapa lama persiapan setup live streaming?
Waktu setup tergantung kompleksitas acara. Untuk event sederhana biasanya membutuhkan beberapa jam, sedangkan hybrid event atau multi kamera membutuhkan persiapan lebih panjang.


